in

Lakukan 5 Hal Ini Agar Memiliki Anak Yang Penurut

Lakukan 5 hal ini agar memiliki anak yang penurut – Banyak pasangan menginginkan memiliki anak setelah menikah, namun ada banyak hal yang terkadang belum di persiapkan selain kesehatan fisik. Menjadi orang tua bukan hanya sekedar bisa hamil dan melahirkan buah hati, namun juga diperlukan kesiapan secara mental dan pengetahuan.

Sebelum menikah biasanya para calon orang tua mendapatkan pelatihan atau kursus singkat mengenai cara menjadi orang tua. Dalam kursus tersebut biasanya akan diberikan sebuah materi mengenai menjadi orang tua yang baik dan cara mendidik anak agar menghasilkan anak yang baik dan penurut. Penurut dalam hal ini bukan menjadikan anak yang tidak memiliki kemauan sendiri, akan tetapi lebih kepada anak mudah untuk diarahkan ke hal yang baik.

Jika anda ingin menjadi calon orang tua atau baru akan menikah dan belum memiliki pengetahuan atau belum mengikuti kursus tidak perlu khawatir. Anda hanya perlu lakukan 5 hal ini agar memiliki anak yang penurut :

  1. Sadari perubahan kehidupan yang akan anda alami setelah menikah dan memiliki anak. Terkadang berat dan kaget karena secara tiba – tiba harus menjadi seorang suami atau istri sekaligus menjadi seorang ayah atau ibu. Perubahan tersebut terkadang cukup mengganggu emosi dan suasana hati anda. Cara mengatasinya adalah dengan mengambil waktu sendiri untuk menenangkan hati, berpikir sejenak mengenai tujuan anda menikah dan tujuan anda memiliki anak. Setelah itu biasanya diri anda akan mulai menyadari perubahan yang terjadi dan jangan lupa untuk banyak membaca artikel mengenai cara menjadi suami atau istri dan orang tua yang baik. Dan tak ada salahnya jika anda melakukan hal ini sembari memanjakan diri anda dengan melakukan perawatan tubuh secara alami.
  2. Pahami fase tumbuh kembang anak, hal ini penting karena dalam setiap fase tumbuh kembang anak diperlukan perhatian khusus. Terutama jika anak sudah mulai masuk ke dalam tahapan meniru. Orang tua yang belum sepenuhnya memiliki kesadaran dan kesiapan secara pengetahuan biasanya akan berdampak pada tumbuh kembang anak. Sebagai contoh jika anak sudah masuk dalam fase meniru dan anda tidak menyadari atau mengetahuinya maka sikap anda tentu tidak terjaga dengan baik. Anda lupa kemudian berkata kasar atau marah di depan anak anda, maka jangan kaget jika anak anda akan melakukan hal yang sama. Karena itu pahamilah fase tumbuh kembang anak dengan baik.
  3. Cobalah untuk tinggal dengan keluarga inti saja, karena dalam mendidik anak diperlukan figur atau contoh yang konsisten. Jika anak mendapatkan banyak contoh dalam kehidupan sehari-hari di rumah, maka anak akan bingung dan cenderung memilih contoh yang menyenangkan untuk diri anak tersebut. Lebih sulit lagi jika anda tinggal dengan saudara anda yang juga memiliki anak, maka anak anda akan cenderung mencontoh anak saudara anda yang lebih dekat dengan usianya. “Wah, dia saja boleh berarti boleh” ungkapan ini yang sering kali muncul di benak anak anda jika melihat anak yang seusianya atau lebih dekat usianya dengan anak anda melakukan sesuatu yang dianggapnya benar meski sebenarnya salah. Dan sudah dapat dipastikan setiap orang tua memiliki cara sendiri untuk mendidik anak, karena itu mengapa sangat penting untuk tinggal dengan keluarga inti saja saat anak proses tumbuh kembang.
  4. Konsisten untuk mengajarkan sesuatu hal yang baik. Anak sangat kritis dalam menghadapi banyak hal baru yang dia hadapi, karena itu sangat penting peran anda sebagai orang tua untuk selalu memberikan contoh hal baik secara konsisten. Sebagai contoh setiap pagi dan malam hari berdoa, mau makan berdoa atau ajarkan untuk mengucapkan salam. Melihat ayah dan ibunya yang saling bersalaman atau berpamitan saat akan berangkat kerja juga merupakan hal yang baik jika dilakukan di depan anak anda.
  5. Kasih sayang adalah jurus terampuh dari semua pengetahuan yang anda miliki. Mengapa kasih sayang begitu hebatnya? Karena pada hakikatnya anak membutuhkan kasih sayang dari kedua orang tuanya untuk tumbuh dan berkembang. Dengan banyak kasih sayang, seorang anak akan lebih mampu untuk tumbuh dan berkembang dengan lebih optimal. Banyak penelitian yang mengatakan bahwa seorang anak dapat tumbuh optimal dengan kasih sayang karena anak akan merasa lebih aman dan nyaman sehingga terhindar dari stress. Dengan rasa aman dan nyaman juga akan meningkatkan IQ dan pengembangan diri anak.

Anak adalah ciptaan Allah yang kompleks dan perlu banyak kasih sayang dan perhatian. Dengan 5 hal tadi diharapkan baik anak maupun orang tua akan bertumbuh dan berkembang dengan sama baiknya sehingga akan menciptakan anak yang baik dan menuruti arahan orang tuanya. Lakukan 5 hal ini agar memiliki anak yang penurut dan baik, selamat mencoba ya.

This post was created with our nice and easy submission form. Create your post!

What do you think?

Comments

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Loading…

0

Comments

0 comments

Hubungan Seperti Apa yang Mengarah Pada Pernikahan?

Hubungan Seperti Apa yang Mengarah Pada Pernikahan?

Ramah atau Naksir?